madu

(honey) Cairan kental manis yang dihasilkan lebah dan didapat dari cairan dalam bunga dan disimpan untuk makanan.

madu (Wikipedia)
Madu
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi1272 kJ (304 kcal)
Karbohidrat82.4 g
- Gula82.12 g
- Serat pangan0.2 g
Lemak0 g
Protein0.3 g
Air17.10 g
Riboflavin (Vit. B2)0.038 mg (3%)
Niasin (Vit. B3)0.121 mg (1%)
Asam Pantotenat (B5)0.068 mg (1%)
Vitamin B60.024 mg (2%)
Folat (Vit. B9)2 μg (1%)
Vitamin C0.5 mg (1%)
Kalsium6 mg (1%)
Besi0.42 mg (3%)
Magnesium2 mg (1%)
Fosfor4 mg (1%)
Kalium52 mg (1%)
Natrium4 mg (0%)
Zink0.22 mg (2%)
Shown is for 100 g, roughly 5 tbsp.
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA
Sarang Lebah

Madu adalah cairan alamiah yang banyak mengandung zat gula yang dihasilkan oleh lebah (genus Apis) dari nektar bunga dan rasanya manis. Jika lebah madu sudah berada dalam sarang nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen dan dikunyah dikerjakan bersama lebah lain, jika nektar sudah halus ditempatkan pada sel, jika sel sudah penuh akan ditutup dan terjadi fermentasi.

Madu juga merupakan salah satu hasil hutan non-kayu.

Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang menarik, madu dapat digunakan sebagai bahan tambahan pangan contohnya untuk untuk pemanggangan makanan. Madu memiliki cita rasa yang berbeda daripada gula dan pemanis lainnya. Kebanyakan mikroorganisme tidak bisa berkembang di dalam madu karena rendahnya aktivitas air. Oleh karena ini, madu yang disimpan cukup lama akan dapat tetap bertahan hingga ribuan tahun.

Sejarah penggunaan madu oleh manusia sudah cukup panjang. Dari dulu manusia menggunakan madu untuk makanan dan minuman sebagai pemanis atau perasa. Aroma madu bergantung pada sumber nektar yang diambil lebah.